Kamis, 18 Desember 2014

Candi Kidulku

Dari sekian lama mengamati perkembangan yang terjadi di Desa tercinta, aku hanya sekedar berkata:

"Biar bagaimanapun, Candi Kidul tetaplah Desa terbaik untukku dengan segala cerita yang mewarnai kehidupan masyarakatnya, adat istiadatnnya, mitosnya. Entah mengapa aku tetap mencintai negeri kecilku ini sendiri, meski di Kota Ini menawarkan kemewahan yang tiada habisnya. Dan aku tetap merindukan kicauan burung di sejuknya pagi, siangnya yang oenuh aktivitas, dan malamnya yang selalu ramai dengan alunan Al Quran setiap sudut desa.
Terima kasih Ya Rabb, 
kau pertemukan aku jodoh di Candi Kidul, dimana aku tak perlu pergi jauh hanya untuk sekedar menemui orang tua kandungku. 
Terima kasih, segala mimpi berawal dari Desa ini dan aku akan kembalikan semuanya di sini. Kaos putih bertuliskan WE LOVE CANDI KIDUL buatan Karang Taruna Pascapala Argawana pun menjadi kebanggaan ketika dipakai di tanah rantau"

Terima Kasih,
Berikut beberapa foto yang membuat aku selalu ingin pulang ke Candi Kidul :
Mas Udin dan Istrinya, Aku, Vita, dan Dika (terakhir main bareng sebelum merantau)


Hari Raya Idul Adha 2013, depan rumah selalu seperti ini setiap tahunnya 


Se-RT

Lebaran 2014, Melepas Rindu

Senja Di Timur Desa

Lebaran 2014, Melepas Rindu

Halal Bi Halal, 2014 Karang Taruna

My Lovely House, 2013 Dampak Abu Gn. Kelud

Sinoman, Terakhir

2013 Nyuci Karpet Di Tlatar

Sebelum Takbir Keliling, Malam Lebaran 2013

Buka Bersama Karang Taruna 2013

Om Memet, Mas Mukhlas, Makin, setelah tadarus Ramadhan 2013

Ibu - Ibu Qasidah Nurunnisa'

Sinom Putra, 2013

Om Memet, lomba bola terong dalam rangka HUT Karang Taruna 2013

Alfi & Ilham Kunjeri, Kerja Bakti

Lomba Makan Kerupuk HUT Karang Taruna

Depan Rumah, Halal Bi Halal 2013

Sodik (Sepupu) Tlatar

Om Memet & Makin Tlatar

Waktu Nikahan, Terima Kasih 

Depan Rumah, Halal Bi Halal 2013

Bapak - Bapak Pengurus Kampung

Rabu, 17 Desember 2014

Candi Kidul, Desaku Yang Kucinta..

Candikidul tetaplah Candikidul,tanah yang dihuni oleh warga yang mayoritas sederhana dengan banyak profesi dan pekerjaan,dalam banyak hal sebenarnya penduduk Candikidul adalah orang yang sangat sederhana dalam pemikiran dan keinginan,damai rasanya di kampungku ini,bukan hanya karena aku dilahirkan di kampung ini tapi terlebih karena memang kampung  ini mendamaikan bagi siapapun yang tinggal disini.


Dalam berkembangannya Candikidul mengalami beberapa kali pergolakan idealisme yang mengakibatkan tatanan yang selama berpuluh tahun hilang dalam sekejap berganti dengan perasaan terasing  dan aneh ketika kita yang pernah merasakan kedamian Candikidul ini tiba tiba berganti dengan berbagai macam rasa yang terlalu kompleks untuk dijabarkan dalam tulisan karena  perbedaan sifat,kepentingan  dan pemikiran.
Pemuda –pemudi yang dalam perannya dulu bernama Tunas Muda kemudian bergabti menjadi Remaja Masjid kemudian berganti lagi menjadi Karang Taruna menjadi satu satunya factor penentu bagi hitam dan putihnya kampung ini .


Peran para Karang Taruna ini dapat dilihat dari kiprahnya pasca “Tragedi 2004” ( sebutan peristiwa ini hanya intern untuk penulis ),sehingga membuat para orang tua sadar bahwa mereka juga meninggalkan sejarah yang kelak akan dikenang dan dijadikan pelajaran bagi generasi selanjutnya.



Kemajuan teknologi terutama teknologi informasi sudah merambah ke berbagai usia dan kalangan tidak terbatas waktu dan tempat,Hand Phone lah yang menjadi tumpuannya.Jejaring social  Facebook yang dulu awam dikalangan muda-mudi kini justru menjadi hal yang tak mampu dilepaskan bahakn ditempat yang disakralkan sekalipun (baca : masjid,pertemuan,pengajian ).kini hamper semua orang Candikidul terutama generasi mudanya punya akun Jejaring sosial terutama mereka yang hari harinya berkutat dengan dunia maya.
Hand Phone,,,,,,,,,yah benda inilah yang membuat banyak perbedaan di tahun tahun belakangan ini,ia mengenalkan semua dengan dunia luar (baca : dunia maya ) dampak buruknya terutamaa tayangan yang seharusnya memeng bukan konsumsi umur tertentu kini bias dinikmati dengan sangat mudah oleh siapapun,apalagi dengan harga media yang terjangkau oleh kalangan muda,hingga aneh rasanya kalau kini seseorang tiding nenteng Hp kalo lagi keluar rumah.
Tetapi memng ini tak akan mampu kita cegah karena memang JAMAN SUDAH BERUBAH.Hal yang bias kita lakukan adalah tidak menelan mentah mentah apa yang kita dapat di dunia maya dan membawanya dalam kehidupan kita yang nyata.

Lalu apa hubungannya antara Candikidul,Karang Taruna dan Tekhnologi Informasi ?
1.Tekhnologi Informasi membuat kita tidak buta dengan apa yang terjadi di belahan dunia alain baik perubahan politik,sosial maupun ekonomi.seharusnya karena kini kita dengan mudah untuk saling berbagi dengan siapapun harusnya membuat hubungan internal Candikidul semakin erat dan semakin menguntungkan hingga akhirnya nanti mebawa kemajuan bagi Candikidul.
2.Tekhnogi Informasi membuat pandangan kita menjdi luas dalam berfikir dan beretika,hingga kita dengan tempatnya harusnya mampu menghilangkan sekat-sekat Idealisme dan memperlakukan sesuai  dengan haknya dan tidak memaksakan keinginan kita kepada orang lain.
3.Berbagi media yang ada harusnya dibuat sebaggai  sumber ilmu yang efektif,bukan hanya sebagai tempat untuk update status.walaupun itu juga tidak salah asal tidak berlebihan.


Source : dinastikunjeri.blogspot.com

Selasa, 16 Desember 2014

Sebenernya aku mikir mau bikin ini tulisan udah dari perjalanan dari rumah ke kantor, dari kantor ke Kemang, terus balik dari Kemang ke kantor. Ternyata setelah ngambil keputusan tujuan dari penulisan ini adalah hiburan semata, yaa oke aku tulis.
Ini sekedar tulisan yang agak gak penting, tapi kalo mau agak kritis mungkin ada manfaatnnya ya, walaupun dikit.

Berawal dari kegelisahan dan penyesalan penulis soal postingan status di media social terutama facebook, kenapa facebook, karena jaringan social ini yang paling mudah dan paling gampang di akses. Dari tetangga aku yang masih SD (manipulasi umur) sampai yang udah eyang2 juga ngakses ni maenan :D
Beberapa hal yang pantas atau tidak pantas dijadikan status FB, ini berdasarkan pengalaman kurang lebih 5 tahun penulis yang udah menerima pro kontra, kritis pedas sampai saran manis dalam dunia pesbuk men pesbuk, diantaranya :

1.      MASALAH PRIBADI

Era pesbuk ini, beranda pesbuk itu lebih mirip buku diary, kalau dulu kita (yang ngalamin) mau curhat ya di buku diary, yang ada gemboknya, kadang curhatnya juga pake sandi matematika atau bahkan sandi bikinan sendiri yang kalau dibaca untuk kedua kalinya udah gak ngerti itu maksudnya gimana. -____- Tapi beda sekarang, semua free. Mungkin tujuannya biar dapet perhatian atau sekedar yaa daripada gak  nyetatus. Tp faktanya, tidak semua orang mau dan mampu menerima apa yang kita utarakan, bahkan mirisnya, orang lain yang gak suka, bakalan tepuk tangan. Kalau dulu kita butuh orang ketiga untuk jadi agen mata – mata nyari masalah di kita buat bahan ketawaan dia, kalo sekarang, kita sendiri yang bikin mereka ketawa ama masalah kita pribadi. Jadi, plis ya.. (pengalaman pribadi)

2.      PROBLEMS IN A RELATIONSHIP

Hampir sama, hanya bedannya kalo ini biasanya lebih bersifat ke sindir menyindir, komentar” yang tanpa tau urgensinya apa, faktanya orang2 saat ini lebih jarang mau mengklarifikasi dulu, main tubruk seenaknya. Mudah mengambil kesimpulan dan akhirnya nyesel. Jadi, plis ya.. (pengalaman pribadi)

3.     MASALAH PACARAN DAN ATAU RUMAH TANGGA

     Nah, ini yang paling krusial. Sebenarnya sah sah saja sih ya, Cuma kalo hari ini kita nyetatus begini “lagi having fun sama papah, makasih ya papah, selalu ngasih yang aku mau, aku sayang kamu papah, semoga kamu nanti benar – benar jadi suami aku yah pah?
Besoknya lagi gak kebeneran bikin status “Kamu tau gak sih, aku udah banyak berkorban buat kamu, ternyata kamu tega sama aku kamu itu bang (tiiiiiiit) kamu anj (tiiiiitt) !!!” atau hal hal lain, nih, emang mantan kamu gak bakal ketawa tuh?. Yang jelas akan lebih baik kalau masalah pacaran, rumah tangga itu yaaaa cukup kita dan pasangan aja yang tau, duduk manis, bicara baik – baik dan selesaikan. Lebih enak kok. Jangan menciptakan pemikiran orang. Kalau orang lain buta dengan masalah kita, mereka juga gak akan banyak komentar atau mungkin tidak akan mudah mengambil kesimpulan tetntang hubungan kita. Kita pun lebih nyaman, kalaupun butuh orang lain yaaa jangan bikin status, face to face. Jadi,plis ya… (pengalaman pribadi)

Emm,,,
Mungkin itu beberapa hal yang bisa buat kita belajar bersama, dan sekali lagi tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi, tidak bermaksud mengintimidasi pihak tertentu. Jika terdapat kesamaan tokoh, cerita dan latar belakang, semata – mata kebetulan semata.
Thanks.